-->

Sejarah Berdirinya Gereja (Agama) Katolik di Pulau Nias

Sejarah Berdirinya Gereja Katolik di Pulau Nias masuknya agama/gereja katolik di nias

Sejarah Masuknya Gereja (Agama) Katolik di Pulau Nias

Crypto Nias. Sejarah Berdirinya Gereja Katolik di Pulau Nias adalah hal perlu diketahui oleh masyarakat nias. Sebagai daerah dulunya jauh dari kata mengenal Tuhan maka dengan kedatangan para misionaris membawa sebuah perubahan yang signifikan. Agama  Katolik adalah agama/gereja pertama kalinya tumbuh di pulau nias.

Siapa misionaris pertama yang membawa injil di nias? Bagaimana sejarah masuknya agama (gereja) Katolik di daerah pulau nias? Sejarah Berdirinya Gereja Katolik di Pulau Nias masuknya agama/gereja katolik di nias

Sebagai bahan menambah wawasan tentang bagaimana sejarah masuknya agama/gereja katolik di nias maka diartikel ini kita akan membahas sekilas bagaimana pertumbuhan sebuah agama (gereja) Katolik di daerah pulau nias yang konon katanya salah satu daerah yang dianggap sebagai kawasan pemburu kepala manusia yang dijadikan sebagai tumbal dalam mempawangi lingkungannya sendiri dan juga sebagai pertanda kemenangan dalam pertarungan antar daerah.

Siapa misionaris pertama yang membawa injil di nias?
Bagaimana sejarah masuknya agama (gereja) Katolik di daerah pulau nias?
Berikut penjelasannya.

Misionaris pertama yang membawa injil di nias adalah Pere Wallon dan Pere BarartPere Wallon dan Pere Barart dan misionaris ini berasal dari Prancis dengan nama Missions Etrangers de Paris (badan Misi Katolik Roma) tepatnya pada tahun 1822/1823. Perjalanan dalam mengabarkan injil di Pulau Nias tidaklah cukup lama. Sungguh sangat disayangkan penyebaran agama (gereja) Katolik hanya berjalan sekitar 3 (tiga) bulan dikarenakan mereka meninggal dunia. Salah satu dari mereka baru 3 hari berada di nias sudah meninggal dan 3 bulan setelahnya ikut meninggal.

Penyebaran agama (Gereja) Katolik pun berlanjut, namun kali ini berbeda dari sebelumnya. Misionaris ini berasal dari Kota Peninsula (Malaysia) pada tanggal 14 Desember 1831. Para misionaris Katolik tersebut bernama Jean Pierre Vallon dan Jean Laurent Berard. Beliau memulai perjalanannya dari Penang (Malaysia) hingga tiba di daerah Pulau Nias. Setibanya di pulau nias pada bulan Maret tahun 1832 kedua misonaris katolik tersebut memulai menyebarkan agama (gereja) Katolik kepada seluruh masyarakat nias dan ini adalah awal mulanya sejarah berdirinya agama (gereja) Katolik pertama kalinya di nias.

Pada tahun 1939 penyebaran agama (Gereja) Katolik di nias bertumbuh pesat. Masyarakat pulau nias mulai mengenal dan percaya akan injil firman Tuhan Yesus yang diberitakan oleh para Pastor (Misionaris) tersebut. Bahkan saking cepatnya pertumbuhan agama (Gereja) Katolik atas bantuan dari masyarakat nias itu sendiri.

Di daerah Gunungsitoli (Kabupaten Nias) menjadi tempat pelatihan bagi masyarakat yang turut ikut ambil bagian dalam pelayanan. Mereka dilatih dan dibekali dengan ilmu pengetahuan agama (Gereja) Katolik untuk siap menjadi penginjil di tengah-tengah masyarakat nias lainnya. Sejak saat itulah agama (Gereja) Katolik bediri di pulau nias hingga saat ini.

Demikian Sejarah singkat Gereja (Agama) Katolik di Nias. Jika ada kesalahan dan kekurangan dalam penyampaian isi materi artikel tentang agama (Gereja) Katolik di pulau nias, silahkan isi dalam kolom kometar dibawah, guna memperbaharui artikel ini. Jadi itulah sedikit sejarah agama (Gereja) Katolik di nias, semoga bermanfaat.

Anda mungkin menyukai postingan ini