-->

4 Cara dan Metode Menganalisa Saham dengan Analisis Fundamental Saham

4 Cara Menganalisa Saham dengan Analisis Fundamental Saham, Metode CAN SLIMTM Metode Undervalued Stock Metode Top Down Approach Metode praktis lainnya

4 Metode Analisis Fundamental Saham

1. Analisis Fundamental Sederhana

Crypto Nias. Artikel kali ini adalah tentang 4 Cara Menganalisa Saham dengan Analisis Fundamental Saham. Namun pada dasarnya ada 4 kategori dalam Analisis Fundamental Sederhana yakni:
1. Saham
2. Komoditi
3. Forex
4. Index

Analisis Fundamental Sederhana, 4 Cara Menganalisa Saham dengan Analisis Fundamental Saham, 4 Metode Analisis Fundamental Saham,  Metode CAN SLIMTM Metode Undervalued Stock Metode Top Down Approach Metode praktis lainnya

2. Analisis Fundamental Saham

Analisis Fundamental Saham. sebagaiamana apa yang dijelaskan diatas, kita akan fokus pada topik yang pertama yakni 4 Cara/Metode Menganalisa Saham dengan Analisis Fundamental Saham. Tahukah anda bahwa Analisa fundamental saham merupakan sebuah cara untuk berinvestasi di pasar modal yang memberikan keuntungan, save dan jaminan yang pasti.  Mungkin masih banyak yang belum mengerti tentang apa itu fundamental saham?

Disini kita akan sedikit belajar analisa fundamental saham dengan 4 cara/metode yang digunakan. Namun sebelumnya kita harus paham akan Analisa fundamental yang menggunakan laporan keuangan sebagai dasar untuk mengevaluasi dan menilai, dengan memperhatikan 3 komponen berikut ini:

1. Value kinerja dan kondisi sebuah perusahaan.
2. Penetapan harga saham berdasarkan keputusan jual beli saham.
3. Evaluasi saham secara berkala.


Untuk itu mari kita belajar 4 Cara/Metode Menganalisa Saham dengan Analisis Fundamental Saham sebagai berikut:

1.  Metode CAN SLIMTM
2.  Metode Undervalued Stock
3.  Metode Top Down Approach
4.  Metode praktis lainnya

1. Metode CANSLIM

Metode ini disusun oleh William J. O'neil dalam bukunya yang berjudul “How to make Money in Stocks”. CAN SLIM sendiri adalah singkatan dari :

  • C = Current Quarterly Earnings per Share. Current Quarterly Earning per Share (EPS) berarti bahwa Laba per lembar saham per triwulan yang semakin tinggi berarti semakin baik pergerakan harga sahamnya. EPS (Laba per Lembar Saham) triwulan saat ini paling tidak 18% ‐ 20% dibanding triwulan sebelumnya. Penjualan triwulan juga paling tidak meningkat 25% dari Penjualan triwulan sebelumnya.
  • A = Annual Earning per Share. Peningkatan Laba per Lembar Saham yang signifikan pertumbuhannya. Cari yang pertumbuhannya lebih dari 25% per tahun dalam tiga tahun terakhir. Return on Equity‐nya pun harus lebih dari 17%  
  • N = New Product, New Management, New Highs. Perhatikan apakah emiten tersebut mengeluarkan produk/jasa baru yang Inovatif, pergantian manajemen yang baru. Perhatikan juga  apakah harga  saham tersebut menyentuh/melewati level harga tertingginya 
  • S = Supply and Demand. Perhatikan volume Demandnya ketika harga saham melejit naik dari ruang konsolidasinya. Saham yang bergerak naik akan terus bergerak naik jika volume perdagangannya besar. Kenaikan harga saham diikuti dengan volume perdagangan yang besar = permintaan yang besar akan saham tesebut. 
  • L = Leader or Laggard ? Beli saham – saham Blue Chips. Jangan pernah membeli saham – saham di Third Liner, Saham Tidur atau saham yang volume perdagangannya kecil. Pilih saham – saham yang masuk ke dalam LQ45, saham – saham didalam industri yang sedang bagus. 
  • I = Institutional Sponsorship. Pilih saham yang sedang diburu oleh broker / investor, terutama investor asing.   Beli saham yang banyak diminati oleh para sponsor (penyandang dana / investor) besar. Ikuti mereka, Ikuti para Bandar.
  • M = Market Direction. Follow  The  Trend.  Lihat  chart /  grafik harganya. Tunggu sampai arah pergerakan harga meningkat. Sekali lagi, Ikuti Bandar !

2. Metode Undervalued Stock

Metode ini membandingkan suatu keadaan keuangan perusahaan dengan harga saham saat ini. Metode ini mengharuskan anda dapat mengerti laporan keuangan atau paling tidak anda mengerti rasio – rasio yang digunakan dalam menganalisa keadaan perusahaan melalui laporan keuangan. Secara singkat dan praktis, rasio yang biasa digunakan untuk menganalisa suatu  saham  dengan  membaca  laporan  keuangan  adalah  EPS  (Earning  Per Share) dan PER (Price to Earning Ratio). EPS adalah Pendapatan (Earning atau Net Income) perusahaan yang didistribusikan ke seluruh saham perusahaan yang beredar dipasar atau Outstanding. Rumus singkat EPS adalah : Net Income / Total Common Stock Outstanding. PER atau PE saja adalah harga saham saat ini dibandingkan dengan EPS yang sudah anda dapatkan.

3. Metode Top Down Approach

Top Down Approach adalah analisa yang menilai suatu saham berdasarkan kondisi ekonomi dari skala Nasional (bahkan terkadang dimulai dari skala Internasional) lalu ke Industri sampai akhrinya kita melihat Saham terbaik di industri tersebut. Anda  menentukan kondisi  ekonomi skala  nasional,  apakah  itu  baik  atau buruk, lalu anda memilih   industri – industri (kelompok perusahaan – perusahaan yang bergerak dalam bidang yang sejenis) tertentu yang sedang berkembang dalam kondisi ekonomi dalam skala nasional. Setelah anda mendapat industri yang baik, anda memilih saham – saham yang paling baik dari industri yang anda tentukan sedang membaik.

4. Metode praktis lainnya

Saya  tidak  akan  banyak  membahas  terlalu  dalam  mengenai  bagaimana suatu kondisi ekonomi dapat dikatakan baik atau buruk, karena ada banyak sumber berita  dan  analisa yang sering mengatakan bahwa  kondisi ekonomi sedang membaik atau malah memburuk. Anda hanya tinggal membaca dan menentukan sendiri maksud dari bacaan yang anda baca dan saya pikir anda tidak  perlu  menjadi  seorang  ahli  ekonomi  untuk  menangkap  maksud  dari analisa ahli ekonomi. Cukup anda cari makna yang menyebutkan ekonomi kita sedang membaik atau memburuk, akan membaik atau akan memburuk.

3. Penutup Analisis Fundamental Saham

Analisis fundamental Sederhana merupakan sebuah cara investasi saham untuk mendapatkan keuntungan. Fundamental berdasrkan kinerja dan analisa guna menentukan harga pas terhadap saham. Teknisnya, analisis fundamental dasar sesuatu hal yang bisa membantu kita untuk mengambil sebuah keputusan dalam hal jual beli saham.

Itulah penjelasan singkat tentang 4 Cara/Metode Menganalisa Saham dengan Analisis Fundamental Saham yang mungkin berguna bagi kawan-kawan. Semoga artikel Analisis Fundamental Sederhana ini bermanfaat. Crypto Nias

Anda mungkin menyukai postingan ini