Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Nias - 5 Kriteria Karakter Pemimpin Ideal yang Milenial untuk Pulau Nias - Majulah NiasKU!






By Alumni STIP-AN Jakarta : Taien Dachi, S.IP
Crypto Nias - Pemimpin Pulau Nias


Pemimpin merupakan figur penting dalam menggerakkan sebuah organisasi dalam hal ini bawahan dan juga pengikutnya. Menjadi hal yang aneh ketika seseorang disebut sebagai pemimpin tetapi tidak memilki pengikut ataupun juga pengaruh untuk menggerakkan orang yang dipimpinnya dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Setiap pemimpin tentu memiliki karakteristik dan model kepemimpinan yang berbeda sesuai dengan karakter yang dimilikinya, sehingga hal tersebut juga akan berpengaruh kepada daerah ataupun organisasi yang dipimpinnya, karena bagaimana karakteristik masyarakat suatu daerah dapat mencerminkan karakteristik dari pemimpinnya.

Seorang pemimpin selayaknya sebuah nahkoda dalam sebuah kapal, sehingga kemana kapal tersebut mencapai tujuannya tentu ditentukan oleh siapa pemimpinnya. Benny Susetyo menyatakan, tak ada yang bisa mengingkari kenyataan bahwa cermin baik buruknya wajah republik ini berasal dari perilaku pemimpinnya. Jika perilaku mereka diperlihatkan dengan sikap egois, saling berebut tahta jabatan, mata internasionalpun akan melihat hanya sebatas itu moralitas para pemimpin republik ini.

Pulau Nias merupakan salah satu daerah tertinggal di Republik ini. Sudah bertahun-tahun lamanya Pulau Nias menjadi daerah tertinggal, walau pemimpin silih berganti namun belum memberikan perubahan terhadap kemajuan pulau nias. Dari tahun ke tahun, para pemimpin pulau nias yang diberi kesempatan untuk membangun nias untuk lebih baik dari sebelumnya dan masyarakat sangat berharap akan hal demikian alhasil semuanya sama seperti dulu lagi nias hanya berjalan ditempat dan pemimpin menikmati kursi kebanggaanya. Masyarakat hanya tinggal diam dan melihat situasi dan kondisi yang tak pernah berubah.  

Mengingat semakin dekatnya pemilihan calon kepala daerah (CAKADA) di Pulau Nias, maka saatnya masyarakat menentukan kedaulatannya untuk menentukan siapa yang harus menjadi pemimpin yang cocok untuk pulau nias. Pemimpin yang bisa memberikan kontribusi kemajuan daerah pulau nias. Selain itu, masyarakat harus memilih pemimpin yang pro rakyat dan berani menjadi pelopor untuk kemajuan daerah nias.

Masyarakat pulau nias membutuhkan pemimpin yang bukan kaleng-kaleng, pemimpin yang berani dan visioner, sehingga daerah pulau nias dapat maju layaknya daerah-daerah maju lainnya. Lalu pemimpin seperti apa yang cocok untuk masyarakat kepulauan nias? 

Sebelum membahas karakter dan gaya seorang pemimpin untuk pulau nias, Jenderal Besar Soedirman pernah berkata bahwa SEORANG PEMIMPIN YANG BODOH AKAN LAHIR DARI TANGAN PEMILIH YANG BODOH” artinya bahwa sebagai masyarakat yang berstatus pemilih haruslah benar-benar memilih pemimpin yang pro rakyat, pemimpin yang bisa diandalkan seperti misalnya Ahok, Ganjar Pranowo, Risma, Ridwan Kamil. Mereka adalah pemimpin yang berhasil memberikan kemajuan disetiap daerahnya bahkan dunia mengenal mereka.

Sebagaimana dikatakan oleh Jenderal Besar Soedirman diatas maka beban berat akan dipikul oleh rakyat Nias untuk memilih Nakhoda Kapal Pulau Nias untuk menjadi lebih baik. Pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Pulau Nias terasa gaungnya di mana-mana. Segenap komponen dan masyarakat di wilayah menanti hari - H pelaksanaannya, dengan harapan bahwa pilkada tersebut betul-betul merupakan momentum positif bagi masa depan pembangunan dan pengembangan di mana calon pemimpin tersebut di pilih.

Pemimpin yang ideal adalah mereka yang memiliki visi, karisma, integritas, kecerdasan emosional, pengiriman inspirasi, dan memperlihatkan karakter aslinya. Sebenarnya, seperti apakah pemimpin ideal yang dibutuhkan oleh masyarakat? Ada begitu banyak contoh para pemimpin di dunia ini, namun kita harus melihat tidak hanya secara gambaran umum.
Jika berbicara mengenai perspektif pandangan secara personal, tentu akan sangat berbeda satu dengan yang lain. Mencari jawaban mengenai pemimpin yang ideal di tengah masyarakat sebetulnya malahan membutakan mata kita tentang esensi dari sebuah kepemimpinan itu sendiri. Kita perlu berhenti sejenak dan memandang pemimpin sebagai tipe orang yang bertanggung jawab atas sebuah kelompok. Kita juga perlu melihat bagaimana kepemimpinan bisa berasal dari orang yang sesekali menunjukkan pengaruh yang berbeda dari cara pandang kita secara personal. Kepemimpinan harus semakin selaras dengan dunia yang juga semakin kompleks dan cepat berubah.
Lalu bagaimana dengan pemimpin yang Milenial? Pemimpin yang milenial adalah seorang pemimpin yang mau mendengar secara langsung keluhan masyarakat, mau bertemu berjabat tangan langsung kepada rakyat untuk menampung aspirasi masyarakatnya dan tentunya mampu beradapatasi dengan lingkungan sekitarnya dalam bentuk apapun (penyesuaian zaman). Dalam arti kata lain adalah pemimpin yang bisa merakyat alias berbaur dengan rakyat, lebih popular dengan kata masyarakat dan anti KKN.
Seorang pemimpin adalah individu dengan jiwa yang terlatih dan mampu melatih individu-individu lain untuk mewujudkan visi yang bersifat seragam. Seorang pemimpin diharuskan mampu melibatkan diri dalam unsur keberagaman sifat anggota yang menjadi tanggung jawabnya. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mampu membawa misi kelompoknya ke arah yang baik dan tetap teguh merangkul semua anggota kelompok.

Mengingat Pemilihan Kepala Daerah di Kepulauan Nias akan dilaksanakan sebentar lagi maka masyarakat nias perlu pemahaman yang baik tentang pemimpin yang ideal di era milenial ini. Berikut beberapa karakter kepemimpinan yang ideal bersifat milenial adalah sebagai berikut:

1. Cerdas dan Paham Teknologi

Yah, seorang pemimpin yang ideal era milenial zaman now, wajib memiliki kecerdasan dalam bentuk apapun. Karena kecerdasan adalah poin  utama dalam menentukan seberapa hebat dan seberapa baikkah ia dalam memecahkan masalah yang ada dan sejauhmana bijaknya dalam mengambil keputusan atau kebijakan di daerahnya. Dalam menjalankan tugasnya, seorang pemimpin yang ideal era milenial akan mampu berfikir luwes dan memiliki ide-ide segar untuk keberlangsungan kepentingan daerahnya.

Selain kemampuannya dalam mengambil suatu keputusan atau kebijakan yang bersifat adil dan bijaksana, maka seorang pemimpin yang ideal era milenials wajib paham akan teknologi mengingat perkembangan zaman sekarang ini serba teknologi. Pemimpin yang ideal di era milenial harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi (media social) ini untuk menghadirkan proses kerja yang efisien dan efektif di lingkungan kerjanya serta untuk memudahkan dalam hubungan komunikasi baik itu dari segi pekerjaan dari bawahan maupun curhatan masyarakat yang disampaikan melalui media social dan tentunya dapat memantau proses perkembangan atau kemajuan daerah dan masyarakat. Karakter seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat pulau nias baik dari Kabupaten Nias Induk, Nias Barat, Nias Utara dan Nias Selatan.

2. Pendengar dan Bertanggungjawab

Seorang pemimpin yang ideal di era milenial ini dituntut untuk mau mendengar dan mampu bertanggungjawab terhadap keluhan atau aspirasi dari masyarakatnya baik itu dari pengaduan secara tatap muka maupun melalui media social dan tentunya penuh dengan pertimbangan-pertimbangan dalam menganalisa pendapat, kritikan dan masukan dari luar.

seorang pemimpin yang ideal di era milenials ini tentunya perlu memiliki sifat rasa bertanggung jawab. Pengambilan keputusan atau kebijakan terhadap cara kerja dan pelaksanaan visi dan misi didaerahnya tentunya diputuskan dengan kepala dingin dan tidak tergesa-gesa. Pemimpin yang bertanggung jawab adalah pemimpin yang tetap teguh dan dan mampu berfikir taktis untuk menerima segala resiko yang timbul dari keputusan yang diambil. Karakter seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat pulau nias baik dari Kabupaten Nias Induk, Nias Barat, Nias Utara dan Nias Selatan.

3. Tegas, Disiplin, Berani dan Jujur

Rakyat butuh pemimpin yang tegas, tegas dalam mengambil keputusan atau kebijakan untuk kepentingan masyarakat dan tegas dalam menjalankan birokrasi pemerintahan ketika bawahan melakukan suatu masalah misalnya pungli, tipikor dan masalah yang dapat merugikan Negara dan daerah maka disinilah fungsi ketegasan sikap pemimpin melakukan pemecatan dan sanksi lainnya. Ketegasan bukan hanya berlaku pada bawahan namun pada diri sendiri maka dengan ketegasan seorang pemimpin muncul akan dibarengi dengan sikap kedisplinan seorang pemimpin tersebut. Ketepatan waktu dalam pencapaian tujuan harus diperhatikan karena tolak ukur keberhasilan visi misi suatu daerah akan ditentukan dengan tercapainya tujuan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan/ditargetkan.

Dari sekian banyak pimpinan kepala daerah di NKRI, hanya hitungan jari seorang pemimpin yang berani dalam mengambil tindakan untuk kepentingan masyarakat karena sudah bertentangan dengan kebiasaan dan kepentingan kelompok politiknya. Itulah sebab mengapa Indonesia masih menjadi bangsa yang berkembang dari sekian puluh tahun terlebih daerah pulau nias baik itu Nias Induk, Nias Barat, Nias Utara, dan Nias Selatan yang masih sejauh ini berstatus sebagai daerah tertinggal. Kebanyakan pimpinan hanya berani berkata namun tidak dengan tindakan. Disinilah kejujuran seorang pemimpin itu dibutuhkan oleh masyarakat. Jujur dalam perkataan dan jujur dalam bertindak untuk daerah dan masyarakat. Karakter seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat pulau nias baik dari Kabupaten Nias Induk, Nias Barat, Nias Utara dan Nias Selatan.

4. Inovatif dan Kreatif

Di era globalisasi seperti sekarang ini, sangat dibutuhkan pemimpin yang kreatif dan inovatif. Apa kepemimpinan yang inovatif itu? Kepemimpinan yang inovatif adalah karakter kepemimpinan yang memungkinkan inovasi lahir dan tumbuh subur di organisasi atau perusahaan yang ia pimpin. Di sana kita harus membangun nilai, standar, dan orientasi inovasi secara menyuluruh pada semua proses, kinerja, dan alur bisnis yang kita bangun yang pada akhirnya melahirkan produk atau layanan yang inovatif. Saya menyebutnya innovative leadership style (Gaya Kepemimpinan Inovatif). Pemimpin yang kreatif adalah kemampuan seseorang yang ada dalam dirinya untuk membuat sesuatu atau memunculkan ide yang berbeda dari yang ada sebelumnya. Seorang pemimpin yang kreatif juga mampu memberikan inspirasi kepada bawahannya untuk selalu memikirkan ide-ide baru sehingga dengan banyaknya ide baru tujuan suatu perusahaan lebih mudah tercapai secara efektif dan efisien daripada menggunakan strategi yang sama terus-menerus. Karakter seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat pulau nias baik dari Kabupaten Nias Induk, Nias Barat, Nias Utara dan Nias Selatan.

5. Anti Korupsi dan Takut Akan Tuhan

Di antara tindak kejahatan paling besar dan berbahaya dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara adalah korupsi. Dampak dari tindak kejahatan ini sangat luar biasa. Negara menjadi bangkrut dan semakin lama semakin rapuh dan bisa-bisa di ujung tanduk kehancuran. Disinilah peran aktif dan wajib hukumnya seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan nasionalis dalam menciptakan sistem dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik (clean and good governance).

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang takut akan Tuhan, Karena hasil takut akan Tuhan adalah memiliki hikmat untuk memimpin. Takut akan Tuhan adalah mempunyai rasa hormat, rasa segan, dan rasa gentar pada Tuhan. Takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat dan pengatahuan, takut akan Tuhan adalah menjahui kejahatan. Bagaimana seseorangbisa dikatakan takut akan Tuhan? Ciri – ciri orang yang takut akan Tuhan adalah meiliki kejujuran (Integritas), menjauhi kejahatan, dan memiliki hati kasih. 

Integritas Seorang pemimpin yang takut akan Tuhan memiliki karakter integritas, yakni perkataan dan perbuatan berjalan beriringan bukan sebaliknya

Motivasi Seorang pemimpin harus memiliki motivasi yang benar, contohnya, ia harus memiliki motivasi untuk melayani dan bukannya dilayani, motivasi untuk mensejahterahkan bukan disejahterahklan, motivasi untuk memberantas korupsi bukan ingin memperkaya diri dengan cara-cara yang melawan hukum. 

Memiliki Hati Kasih Pemimpin yang takut akan akan Tuhan adalah pemimpin yang memiliki hati kasih, kasih kepada masyarakat yang dipimpinnya. Pemimpin yang memilki hati kasih peka terhadap kebutuhan masyakat.

Nah, itulah beberapa karakter atau gaya kepemimpinan yang cocok untuk daerah pulau nias tercinta, jika diantara kandidat yang mencalonkan diri sebagai CAKADA 2020-2024 maka perlunya sebagai masyarakat melihat dan memahami karakter sang calon. Jika tidak maka Pulau Nias akan dibuat ARÓRÓ BAKUA ba awai da’o ALAI NA KECE-KECE MANÓ….

Untuk itulah, Pulau Nias membutuhkan pemimpin dengan karakter, baik di tingkat kepala daerah dan legislatif, karena para pemimpin bangsa pada dasarnya di semua sektor kekuasaan yang ada dalam suatu sistem, dan memiliki otoritas atau kekuasaan, sehingga nasib para komunitas atau bangsa tidak hanya terletak pada presiden dan wakil presiden saja.

Sosok Pemimpin Yang Berhasil Membangun dan Memajukan Daerahnya Masing-Masing

Semoga Bermanfaat… Walaupun tulisan ini jauh dari kesempurnaan, tidak salah jika teman-teman share pendapat dan gagasan teman-teman tentang bagaimana seharusnya di Pulau Nias oleh Pemimpin Daerah masing-masing kabupaten/kota. Yaahowu!!!

Ditulis Salah Satu Mahasiswa Alumni STIP-AN Jakarta 
Follow Instagram Taien Dachi,S.IP



Tag: pemimpin ideal menurut milenial, pemimpin ideal di era digital, pemimpin ideal untuk Indonesia, artikel pemimpin ideal menurut milenial, ciri pemimpin ideal, pemimpin ideal masa kini, kriteria pemimpin ideal, pemimpin milenial yang berkarakter, pemimpin millenial di Indonesia, pemimpin generasi milenial tokoh pemimpin milenial, contoh pemimpin milenial, pemimpin ideal di era milenial, pemimpin ideal menurut generasi milenial, karakter pemimpin milenial, pemimpin zaman milenial, pemimpin pulau nias.
 
close